POHON DAMAR
- Nama Lokal : Damar
- Nama Ilmiah : Agathis dammara
- Famili : Araucariaceae
- Status Konservasi (IUCN) : Vulnerable (VU)
- Lokasi Ditemukan Di SAsi : Area B (gerbang dalam – panggung)
Deskripsi Morfologi
Pohon damar dapat berkembang biak hingga setinggi 65 meter. Bagian batang bulat silindris, dengan diameter berkisar 1,5 meter. Kulit luarnya berwarna keabu-abuan dengan corak sedikit kemerahan. Ketika dewasa, kulit pohon ini terlihat mengelupas dalam keping-keping kecil. Daunnya berbentuk jorong dengan ukuran berkisar 6–8 x 2–3 cm, pertumbuhannya meruncing ke arah ujung yang membundar. Uniknya, semua spesies Agathis mempunyai daun muda yang lebih besar dibandingkan daun tuanya. Letak daun tua biasanya berhadapan, bentuknya jorong hingga serupa garis, sangat kasar dan cukup tebal. Meskipun selalu tampak berdaun (tidak gugur), daun muda sering kali berwarna merah tembaga. Hal itu sangat kontras dengan dedaunan di musim sebelumnya, yang mana berwarna hijau atau hijau-berserbuk. Runjung serbuk sarinya memiliki ukuran 4–6 x 1,2–1,4 cm, sementara runjung bijinya berkisar 9–10,5 × 7,5–9,5 cm. Jika diperhatikan, runjung biji memiliki bentuk bulat telur dengan warna kecokelatan.
Penyebaran
Secara alami, pohon damar tumbuh di lingkungan hutan hujan dataran rendah sampai ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Karena itu, di daerah Jawa pohon ini jamak dibiakkan di hutan pegunungan. Karena tergolong sebagai tanaman asli Indonesia, populasi A. dammara bisa kita temukan dengan mudah. Pohon ini umumnya menyebar mulai dari Maluku, Sulawesi, Sumatra, Kalimantan, sampai ke Pulau Papua.
Source photo: https://id.pinterest.com/search/pins/?q=pohon%20damar&rs=typed