POHON DURIAN
Deskripsi Morfologi Tanaman Durian memiliki ketinggian antara 25-50 meter. Kulit batangnya berwarna cokelat kemerahan yang mengelupas tidak beraturan. Selain itu, tajuknya rindang dan renggang, bunganya muncul dari batang dan berkelompok. Sistem […]
TRICOLOR
Deskripsi Morfologi Secara umum, tanaman Dracaena memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Batangnya bulat dan beruas-ruas. Daunnya berbentuk tunggal, tidak bertangkai, dan pelepah memeluk batang. Tanaman ini menyukai kelembapan dan penyiraman sedang. Dapat mentolerir periode kekeringan, tetapi ujung daunnya dapat berubah menjadi cokelat. Daun di pangkalnya secara alami akan menguning dan rontok. Rentan terhadap kutu putih dan serangga bersisik. Dracaena marginata berasal dari Madagaskar dan dapat tumbuh sebagai semak atau pohon kecil setinggi 20 kaki. Penyebaran Dracaena marginata var. tricolor berasal dari Madagaskar, di mana ia tumbuh sebagai semak atau pohon kecil setinggi 20 kaki. Dracaena marginata var. tricolor sebagian besar ditanam sebagai tanaman dalam ruangan, terutama di iklim yang tidak menyerupai habitat tropis dan subtropis aslinya.
POHON DELIMA
Deskripsi Morfologi Sebagai tanaman perdu, delima mempunyai batang kecil dan dapat tumbuh hingga ketinggian 2 – 5 meter. Batangnya berkayu dengan percabangan ranting bersegi. Cabangnya banyak dan tidak terlalu kuat. Cabang pohon delima berduri di bagian ketiak daun. Daun tanaman delima berjenis daun tunggal dengan tangkai yang pendek. Daunnya tumbuh secara berkelompok. Bentuknya lonjong dengan bagian pangkal lancip dan ujung tumpul. Bagian tepi daun rata dengan pertulangan daun yang bentuknya menyirip. Permukaan daun pohon delima mengkilap. Ukuran panjang daun sekitar 1 – 9 cm, sementara lebarnya 0,5 – 2,5 cm. Pohon delima memiliki bunga berjenis bunga tunggal. Tangkainya pendek dan keluar dari ujung ranting yang paling atas. Dalam 1 ranting biasanya ditumbuhi 1 – 5 bunga dan akan tumbuh sepanjang tahun. Warna bunga delima bervariasi, mulai dari merah, ungu dan putih. Buah delima termasuk ke dalam jenis buah buni. Bentuknya bulat dengan diameter 5 – 12 cm. Warna kulitnya bermacam-macam, meliputi warna hijau, hijau keunguan, coklat kemerahan, ungu kehitaman, hingga putih. Biji delima sangat banyak dan ukurannya kecil. Bentuk bijinya bulat memanjang dan teksturnya keras. Penyebaran Saat ini, buah delima banyak dibudidayakan di banyak negara di dunia. Misalnya di sepanjang Timur Tengah hingga ke wilayah Kaukasia, Afrika, Asia Tengah, wilayah Asia Tenggara yang lebih kering, serta beberapa kawasan Mediterania. […]
POHON CEMARA LAUT
Deskripsi Morfologi Cemara laut memiliki ukuran yang besar dengan ketinggian dapat mencapai 50 meter. Walaupun rata-rata hanya mencapai 15-23 meter saja. Cemara laut (Casuarina equisetifolia L.) memiliki jenis akar berbentuk akar tunggang. Warna akar pohon cemara jenis ini cenderung putih kotor atau kekuningan. Batangnya tegak lurus dan kurang lebih berdiameter 100 centimeter. Ranting cemara laut menyerupai jarum dengan panjang mencapai 30 centimeter. Warna kulit kayu cemara laut adalah abu-abu kecoklatan hingga coklat gelap, dengan bagian dalam kulit yang berwarna kemerahan. Daun cemara laut berbentuk jarum dan tersusun melingkar antara 6-10 helai setiap ruas nya. Daun cemara laut akan mudah gugur terayun oleh angin, tumbuhnya merunduk dengan warna yang hijau keabu-abuan. Cemara laut termasuk tumbuhan runjung atau konifer yaitu sekelompok tumbuhan yang memiliki runjung atau cone sebagai organ pembawa biji. Runjung jantan terletak pada ujung cabang sedangkan runjung betina pada bagian bawah. Buah cemara laut ini berbentuk bulat memanjang dan kerucut, dalam buah tersebut terdapat banyak biji yang nampak seperti bersayap. Penyebaran Pertumbuhan cemara laut (Casuarina equisetifolia L.) tidak hanya di pesisir pantai atau laut saja, melainkan seperti tanah rawa di daerah pedalaman, dan tanah kering. Periode berbunga cemara laut yaitu pada musim panas dengan warna bunganya yaitu merah, dan periode berbuah berkisar dari musim panas hingga musim gugur. Source photo: https://id.pinterest.com/search/pins/?q=Casuarina%20equisetifolia&rs=typed
POHON BERINGIN
Deskripsi Morfologi Pohon besar, tinggi 20-25 m, berakar tunggang. Batang tegak, bulat, permukaan kasar, berwarna coklat kehitaman, percabangan simpodial, pada batang keluar akar gantung (akar udara). Daun tunggal, bertangkai pendek, letak bersilang berhadapan, bentuknya lonjong, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 3-6 cm, lebar 2-4 cm, pertulangan menyirip, berwarna hijau. Bunga tunggal, keluar dari ketiak daun, kelopak berbentuk corong, mahkota berbentuk bulat, permukaan halus, berwarna kuning kehijauan. Buah berbentuk bulat, panjang, berukuran 0,5-1 cm, saat masih muda berwarna hijau, setelah tua berwarna merah. Biji berbentuk bulat, keras, berwarna putih. Penyebaran Pohon Beringin secara umum menyebar di seluruh wilayah Indonesia. Wilayah penyebaran pohon dari genus Ficus ini meliputi Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan sebagian Sulawesi.
GELOMBANG CINTA
Deskripsi Morfologi Daun dari Anthurium plowmanii tergolong sangat tebal dan kaki menyerupai kulit dengan helaian elips memanjang dan meruncing. Bagian terlebar helaian berada mendekati ujung daun namun masih di sekitar bagian tengah. Tulang daun primer berasa di bagian tengah helaian dan tulang daun lateral memanjang dari tulang primer ke arah tepi helaian. Permukaan daun atas mengkilap dengan tepi daun Bergelombang. Panjang daun Anthurium plowmanii fase juvenile dapat mencapai 2 meter. Tangkai daun berukuran 30-40 centimeter dengan penampang berbentuk C atau U. Batangnya beruas pendek, setiap ruas merupakan tempat melekatnya daun. Batang Gelombang Cinta biasanya dipenuhi Akar yang berfungsi sebagai penopang tumbuhnya tanaman. Bunga Anthurium plowmanii tumbuh ke atas. Penyebaran Tanaman ini berasal dari Peru, Bolivia, dan Brazil. Tanaman berdaun indah ini pada dasarnya hidup di wilayah tropis. Tanaman ini membutuhkan 70-85% sinar matahari atau paparan cahaya terang yang konsisten, namun bukan paparan cahaya matahari langsung. Umumnya dapat hidup dengan baik di tempat teduh. Source photo: https://id.pinterest.com/search/pins/?q=Anthurium%20plowmanii&rs=typed
SRI REJEKI
Deskripsi Morfologi Daun umumnya berbentuk oval namun ada pula yang memanjang, dengan ujung daun dan pangkal daun yang meruncing. Warna daun bermacam-macam, mulai dari hijau tua, hijau muda, kuning merah maron, pink tua, pink muda, merah cerah hingga putih. Akar Aglaonema merupakan tanaman monokotil dengan akar serabut. Bentuk akar tanaman Aglaonema serabut, berbentuk silinder, dengan warna putih hingga kekuningan. Batang tanaman Aglaonema merupakan batang yang basah yang berair dan lunak. Batang Aglaonema berbentuk silinder, tidak perkambium, berwarna putih, hiau, merah muda hingga merah, serta memiliki nodus (berbulu). memiliki tangkai daun yang panjang, berpelepah dan saling menutupi batang Pada tanaman Aglonema dewasa, biasanya terjadi roset batang. Penyebaran Tanaman Aglaonema adalah tanaman hias dengan nama ilmiah aglaonema sp atau di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan Sri Rejeki. Aglaonema diperkirakan berasal dari Asia Tenggara bahkan sebagian varietasnya berasal dari Indonesia.
Merdeka dalam Keluarga: Hadirnya Peran Ayah
Setiap bulan Agustus, kita kembali berbicara mengenai kemerdekaan. Tentang keberanian, kebebasan, dan kesempatan untuk menentukan arah sendiri. Namun, mungkin ada bentuk kemerdekaan lain yang tidak selalu dibicarakan, yaitu merdeka dari […]