Tips Memilih Sekolah Bagi Anak

Tahun ajaran 2020/2021 masih cukup lama tapi proses memilihkan sekolah bagi anak bisa dimulai dari sekarang. Terlebih Sekolah-sekolah di bulan September, Oktober mendatang sudah membuka open house dan pendaftaran siswa baru. Uuuh, kalau ga jauh-jauh hari bisa kehabisan kursi ni ayah bunda.

Memilih sekolah untuk ananda, bagi ayah bunda pasti jadi hal yang susah- susah gampang. Tapi, untuk memilih tempat dimana anak-anak kita tumbuh dan berkembang tidak bisa sembarangan apalagi dadakan seperti tahu bulat.hiihii

Nah, kali ini kami ingin berbagi tips memilihkan Sekolah yang tepat untuk ananda:

1. Amati karakter dan kebutuhan anak. Setiap memiliki karakter dan kebutuhan yang berbeda, beberapa orang tua menerapkan pola asuh dan target capaian yang berbeda pula pada setiap anaknya. Memilih sekolah yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan anak sangat penting, karena tidak semua sekolah cocok dengan karakteristik anak. Untuk anak-anak yang memiliki potensi akademik cocok mengikuti kelas yang capaian akhirnya adalah prestasi akademik. Namun bagi anak-anak dengan potensi kinestetik yang lebih, pembelajaran yang monoton di kelas dengan capaian nilai akademik yang tinggi menjadi hal yang menyiksa bagi anak.

Kesesuaian sekolah tujuan yang dengan karakter anak menjadi hal yang penting untuk diperhatikan, karena sekolah adalah ekosistem yang akan mengasah potensi fitrah setiap anak.

2. Libatkan anak dalam memilih sekolah.

Masa sekolah yang akan dijalani anak tidaklah satu atau dua hari, tapi minimal satu tahun ajaran di program TK, 6 tahun di SD dan seterusnya. Melibatkan anak dalam proses memilih sekolah tujuan bisa dilakukan oleh ayah bunda, karena anaklah yang akan menjalani proses belajar di sekolah tujuan dalam waktu yang ditentukan.

Jika ananda merasa nyaman saat observasi di sekolah tujuan dan karakter anak cocok dengan Sekolah tujuan, itu tanda Sekolah tersebut sesuai dengan kebutuhan anak.

3. Pastikan Sekolah tujuan memiliki visi misi yang sama.

Setiap sekolah memiliki value, misi dan visi yang berbeda yang kemudian diturunkan dalam kurikulum dan metode belajarnya. Memilih sekolah tujuan yang sesuai dengan visi misi keluarga juga menjadi hal penting.

Jika ayah dan bunda menerapkan tujuan kemandirian bagi anak di rumah, maka pilihkan Sekolah yang mendukung tujuan tersebut. Jika ayah bunda menerapkan nilai-nilai keagamaan dan keilmuan umum bagi anak, maka pilihlah Sekolah yang menerapkan nilai-nilai keagamaan yang tidak mengesampingkan keilmuan lainnya.

4. Lihat budaya dan lingkungan Sekolah.

Dari nilai, misi dan visi sekolah, akan terlihat bagaimana budaya yang diciptakan sekolah tersebut. Budaya di sekolah dapat dilihat dari kebiasaan yang ditanamkan pada anak. Jika sekolah tujuan menerapkan nilai-nilai Islam, biasanya dalam proses pembelajaran anak-anak dibiasakan dengan tuntunan/adab-adab yang sesuai dengan syariat islam. Misal sholat Dhuha dan Asmaul Husna sebelum belajar hal lain.

5. Sesuaikan dengan kemampuan orang tua.

Jika karakter anak dan sekolah tujuan telah sesuai, anak terlihat antusias, Visi misi & budaya sekolahnya juga sudah oke. Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah soal kemampuan. Dalam hal ini penulis lebih fokus membahas kemampuan jarak dan financial.

Kesanggupan untuk menempuh jarak ke sekolah tujuan menjadi penting karena pasti ayah bunda ga ingin anak-anak telat dan dihukum setiap hari.

Kemampuan finansial ayah bunda juga perlu disesuaikan dengan biaya di sekolah tujuan. Tidak perlu memaksakan diri, karena menyesuaikan budgting pendidikan di awal lebih baik dari pada hutang bertumpuk dan membebani anak di kemudian hari.hihi

Setiap anak itu unik, setiap mereka memiliki peran di masa depan. Sekolah adalah ruang ekosistem dimana anak-anak tumbuh belajar dan menjadi dirinya yang terbaik. Maka, pilihkan sekolah yang tepat dan sesuai dengan misi penciptaannya yaitu menjadi Khalifahtul Fil Ard (wali Allah di bumi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *