Kapten Laut

Oleh: Muhammad Akmal Rasyid Pratama Putra

Pada suatu hari ada sekelompok bajak laut. Sekelompok bajak laut mempunyai lima anak buah yaitu Kaka, Nabil, Ray, Kova dan Rakha, nama kapten mereka adalah Kapten Arya dan Kapten Akmal. Hari itu juga sekelompok bajak laut menyiapkan kapal untuk ke Pulau Hawaii.

“Naikan jangkar dan buka layar” kata Kapten Arya.

“Siap Kapten Arya, laksanakan, kita semua siap berangkat kapten” seru sekelompok bajak laut.

Akhirnya mereka berangkat ke Pulau Hawai. Mereka menunggu lama sekali, mereka menuggu dengan bermain suit, yang kalah akan berhadapan dengan Kapten Arwana.

“Apakah kalian tau megenai Kapten Arwana?”, tanya Kapten Arya.

“Kapten Arwana bukan ikan ya. Kalau kamu bilang ikan arwana, maka kumisnya dua yang lucu itu. Ini kapten, bukan ikan ya.”, Lanjut penjelasan Kapten Arya.

“Mengerti??? kalau ngga ngerti ya sudah ah ngapain aku ceritain kalau gak ngerti. Dah-dah bikin cape aja sih. Udah aku mau melanjutkan ke Pulau Hawaii aja”, Kapten Arya ngomong sendiri dan dijawab sendiri.

Akhirnya sampai ke Pulau Hawaii.

“Turukan jangkar dan naikan layar”, teriak Kapten Akmal.

“Siap kapten!! ayo kita turun”, teriak anggota bajak laut.

Mereka langsung mencari tanda-tanda Pulau Hantu di Pulau Hawaii. Akhirnya ketemu tanda ke pulau hantu. Mereka melihat Kapten Arwana dan mereka langsung berperang.

Kata Kapten Arya, “Keluarkan jurus-jurus kalian!! Haaaaaaaaaaaaa suuuuit!!!”

Tim Kapten Arya batu dan tim Kapten Arwana gunting. Semua tim Kapten Arwana mati. Tim Kapten Arya dan Kapten Akmal masuk ke Pulau Hantu. Mereka mencari tempat yang di atasnya ditempel kayu.

“Nah itu dia!! Hah sudah hilang? Ternyata hilang. gimana dong?”, kata Kaka.

“Kita harus mencari orang yang tinggal di dekat harta kita nih, tapi siapa yaa?”, kata kova.

“Ayo kita ke Flin, dia teman saya disini.”.

Tiba-tiba Kapten Arwana muncul kembali.

“Itu Kapten Arwana! Aduuh, kenapa kamu gak menghalanginya sih Ray?”, kata Kapten Akmal dengan nada marah.

“Kan barusan kita udah kalahin dia kapten.”, Kata Ray.

“Oh iya” jawab kapten Akmal. Tapi kenapa hewan buas komodo milik Kapten Arwana masih ada?” kata Kapten Arya.

Tim Kapten Arya dan kapten Akmal pingsan semua. Akhirnya mereka dibangunin sama Flin.

“Ayo kita kejar Kapten Arwana, dia pasti ada di Australia”, kata Kapten Akmal.

Saat perjalanan, mereka bertemu dengan Keyaan dan Aimmar. Akhirnya mereka ke Australia. Sambal menunggu kapal sampai, mereka sambil bermain suit.

Akhirnya sampai juga.

“Ayo kita turun dan kita cari Kapten Arwana dengan segera, soalnya dia akan dapat banyak pasukan yang punya jago suit yang tak terkalahkan. Misalnya kalah dia mengeluarkan pasukannya lagi.”, Kata Kapten Akmal.

“Ayo cari Kapten Arwana.”, Kata Rakha.

“Ah itu dia, ayo kita serang mereka, kita harus megeluarkan jurus-jurus kita.”, kata Nabil.

“Seeeeeraaaaanng!!”

“Suuuuuuuit!”

Tim Kapten Arya dan Kapten Akmal gunting tim Kapten Arwana kertas.

Akhirnya tim Kapten Arwana mati lagi dan Kapten Arya mengambil harta dan kita harus mencari pulau yang lain mereka mencari kemana-mana dan kita menemukan Negara Brazil. mereka membuat rumah di Esmeraldas, Pasto dan Miami. Kapten Arya dan Kapten Akmal memberikan kepada semua anggotanya harta karun. Satu orang mendapat 9.000 koin emas, 63.000 koin perak, dan 18.000 koin perunggu.[]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *